Berikut ini contoh cerita wayang bahasa Jawa dan terjamahnya tentang Gatot Kaca dan Pandawa. Pandawa yaiku Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, lan Sadewa. Wong lima yaiku anak saka Pandu lan Kunti. Diarani Pandawa amarga duwe limang anggota. Minangka titisan para dewa, para Pandhawa duwe kekuwatan sing luar biasa.
Pertama, Dewi Kunti/Dewi Prita, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita, dari negara Mandura, dan berputra tiga orang, yaitu ; Puntadewa, Bima/Werkudara dan Arjuna. Istri kedua bernama Dewi Madrim, Putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka, dan berputra kembar 2 (dua) orang, yaitu ; Pinten/Nakula dan Tansen/Sadewa.
Kakaknya, Yudistira pernah mengatakan bahwa Sadewa lebih bijak daripada Wrehaspati, yaitu guru para dewa. Sadewa memiliki kepandaian dalam hal ilmu perbintangan atau astronomi. Kepandaiannya jauh di atas murid-murid Resi Drona yang lainnya. Ia mampu mengetahui kejadian yang akan datang, namun ia pernah dikutuk, apabila sampai membeberkan
Di dalam upacara ruwat, biasanya ditampilkan sebuah pertunjukan pentas wayang. Lakon yang sering dimainkan pun adalah lakon ruwatan. Lakon yang sering dimainkan pada upacara ruwatan yaitu lakon murwakala yang biasanya berkisah tentang kelahiran dewa atau batara kala. Kisah tersebut didapat dalam kesusastraan jawa.
.
cerita wayang sadewa dalam bahasa jawa